Kembali ke Insights
Data & Analytics8 Juni 2024By Avantera Creative Strategy Team

Berhenti Mabuk Data: Fokus ke Metrik yang Bikin Perusahaan Hidup

Berhenti ngeliatin jumlah likes dan shares tiap menit. Fokus ke metrik yang beneran ngaruh ke omzet.

Wawasan Strategis Utama

Berhenti ngeliatin jumlah likes dan shares tiap menit. Fokus ke metrik yang beneran ngaruh ke omzet.

Cobalah buka dashboard marketing atau Google Analytics Anda sekarang. Anda pasti akan langsung diserbu oleh puluhan metrik dengan grafik warna-warni: impressions, reach, bounce rate, likes, shares, comments, time on page, hingga click-through rate. Bagi para pemilik bisnis yang tidak berlatar belakang data, sangat mudah untuk merasa kewalahan, pusing, dan akhirnya terjebak dalam kelumpuhan analisa (analysis paralysis) di mana data tersebut justru tidak menghasilkan keputusan bisnis apa-apa.

Di agency kami, ada satu aturan keras yang selalu kami tanamkan kepada klien sejak hari pertama: belajarlah memisahkan secara tegas mana yang merupakan "Vanity Metrics" (Metrik Pamer) dan mana yang merupakan "Business Metrics" (Metrik Bisnis). Perbedaannya sangat fundamental. Metrik pamer adalah angka-angka yang memanjakan ego dan enak dipakai pamer di grup WhatsApp (contoh: "Wah, konten joget kita tembus 50.000 likes!"). Sayangnya, angka ini jarang berujung pada pendapatan riil. Sebaliknya, metrik bisnis adalah angka-angka yang menentukan apakah perusahaan Anda bulan depan masih bisa menggaji karyawan atau tidak (contoh: "Biaya akuisisi pelanggan kita turun 15%, profit margin aman.").

"Likes dan komen memang menyenangkan hati, tapi arus kas (cashflow) lah yang menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan."

Kalau Anda memegang brand e-commerce, ritel, atau penyedia jasa, sejujurnya Anda hanya perlu terobsesi pada tiga pilar fundamental ini pada tahap awal:

  1. Traffic: Apakah ada orang yang berkunjung ke toko atau website Anda?
  2. Conversion Rate: Dari 100 orang yang datang, berapa persen yang akhirnya keluar uang untuk membeli?
  3. Average Order Value (AOV): Setiap kali mereka belanja, rata-rata berapa rupiah yang mereka habiskan?

Bereskan, ukur, dan optimasi terus ketiga pilar utama ini sampai margin bisnis Anda sehat. Kalau fondasi ini sudah kokoh, barulah Anda boleh mulai memusingkan metrik-metrik printilan sosial media lainnya. Fokuslah pada angka yang bisa dicairkan di bank.

Siap Menerapkan Insights Ini Pada Brand Anda?

Hubungi tim strategi kami untuk mendiskusikan tujuan kampanye dan kebutuhan kreator Anda.

Mulai Proyek
Berhenti Mabuk Data: Fokus ke Metrik yang Bikin Perusahaan Hidup - Avantera Insights